Hari
Berlangganan melalui Email
Berlanganan
Ikuti saya di facebook
Facebook
Ikuti saya di twitter
Twitter
Advertise | Hubungi Saya | Buku Tamu | About us | Kegiatan | Peta Situs

Translate

Dapatkan

Followers

Kata-Kata Bijak Olga Syahputra

PHYLOPOP.com - Innalillahi wa'inna ilaihi radziun. Olga Syahputra pergi untuk selamanya, meninggalkan keluarga, sahabat dan para penggemarnya. Berpulang menemui pemilik hidup dalam keabadian bersama-Nya.

Dunia hiburan tanah air kembali kehilangan komedian terbaiknya. Olga Syahputra adalah komedian kocak dengan bayaran miliaran rupiah perbulannya. Kini kocakannya tinggal kenangan. Ia pergi menghadap sang Kahliq.

Dibalik kepergiannya, Olga meninggalkan banyak kenangan bagi para sahabat, keluarga dan para fans. Tidak hanya kenangan tentunya. Ternyata komedian kondang ini meninggalkan kata-kata pijak yang bisa memotivasi seseorang untuk sukses.

Di antara kata-kata bijak yang berhasil dikumpulkan Phylopop adalah berikut ini.

1
Harus kuat dan sabar, salat jangan ditinggalkan, dan jaga keluarga serta adik.

2
Itu Raffi Ahmad, Luna Maya, Ayu Ting Ting, Soimah jadi sukses karena Olga.

3
Bukannya sombong ya, banyak artis yang sukses karena Olga. Kalau mereka datang minta nasehat, ya Olga kasih.

4
Olga ini sangat sensitif. Apalagi sama orang yang dekat. Jadi kadang saya suka marahin mereka ini dan itu.

5
Harus siap dong Bang Billy. Dunia hiburan itu kejam. Dalam arti, kita tidak tahu hati dan sifat manusia di sekitar kita seperti apa. Bisa jadi di depan kita baik, tapi bagaimana bisa kita tahu di belakang kita mereka berbuat apa.

6
Demi Allah, saya kerja tulus, banyak anak yatim saya yang membutuhkan saya. Saya ingin berikan kebahagiaan kepada orang lain, saya mohon maaf, mungkin ada pemirsa di rumah yang merasa tersakiti dan tersinggung oleh saya, saya enggak ada niat sakiti siapa pun.

Demikian Phylovers semoga termotivasi.

Peran Strategis Pelaksanaan Diklatpim Tk. II



Penulis:



Sukoyo, SH., M.Si.
Kepala Pusat Diklat Struktural dan Teknis 
Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Dalam Negeri







Zainudin, S.Fil., M.Si.
Widyaiswara Badan Pendidikan dan Pelatihan
Kementerian Dalam Negeri





Penyelenggaraan Diklatpim Tk. II yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri sejak tahun 2014 yang lalu, mempunyai nilai strategis. Dari segi komposisi peserta, mencerminkan keterwakilan dari beberapa kabupaten/kota, provinsi, dan kementerian/lembaga. Komposisi seperti ini merupakan modal bersama dalam rangka memperkuat, mempererat, dan mempersatukan seluruh komponen anak bangsa dalam kerangka NKRI. Hal ini sekaligus sebagai bentuk komitmen Kementerian Dalam Negeri sebagai koordinator secara nasional terhadap pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Keragaman asal peserta tersebut juga mencerminkan perlunya akomodasi kebutuhan peningkatan sumber daya aparatur yang merata di seluruh wilayah NKRI, termasuk aparatur kita yang berada di wilayah perbatasan, daerah tertinggal, dan daerah terluar yang kesemuanya itu menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan guna mewujudkan cita-cita luhur bangsa.

Hal tersebut sejalan dengan program Nawa Cita pemerintah terutama terkait tiga hal.

Pertama, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Kedua, meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Ketiga, melakukan revolusi karakter bangsa dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan.

Dalam hubungannya dengan posisi peserta Diklatpim Tk. II sebagai pejabat tinggi pratama (pejabat eselon II) baik yang di pusat maupun di daerah, hal itu menunjukkan mereka mempunyai peranan yang sangat strategis, dalam rangka mendukung program prioritas Nawa Cita pemerintah khususnya yang terkait dengan revolusi mental.

Revolusi mental tersebut difokuskan pada penguatan soft competence para pimpinan unit pemerintahan pusat maupun daerah agar memiliki sikap perilaku yang berkarakter melayani, dapat menjadi suri tauladan di tempat kerja dan di lingkungan masyarakat, dan taat terhadap ketentuan yang berlaku.

Guna mendukung agenda revolusi mental, kiranya perlu menyusun kebijakan, program dan kegiatan dalam bentuk penataran, kursus, pelatihan dan program lainnya. Selain itu, perlu membangun birokrasi yang kuat melalui pengembangan kompetensi teknis, manajerial, sosiokultural, dan kompetensi pemerintahan bagi penyelenggara pemerintahan.

Khusus untuk kompetensi pemerintahan dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang terkait dengan kebijakan desentralisasi, hubungan pemerintah pusat dengan daerah, pemerintahan umum, pengelolaan keuangan daerah, urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, hubungan pemerintah daerah dengan DPRD, dan etika pemerintahan.

Selanjutnya, Kementerian Dalam Negeri adalah kementerian yang nomenklaturnya disebut dalam kostitusi, sehingga memiliki peran yang strategis sebagai poros kementerian. Hal tersebut diperkuat oleh Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2015 tentang Kementerian Dalam Negeri yang tugas utamanya disebutkan sebagai penyelenggara urusan di bidang pemerintahan dalam negeri untuk membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Sejalan dengan itu, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah memberikan penegasan bahwa pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah secara nasional dikoordinasikan oleh Menteri Dalam Negeri. Dengan demikian Kementerian Dalam Negeri menjadi poros penting di dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena itu, seluruh kementerian/lembaga pemerintah non kementerian, termasuk pemerintah daerah, perlu memahami hal tersebut sebagai acuan dalam pengambilan kebijakan.

Selain itu, undang-undang pemerintahan daerah tersebut memberi mandat kepada pemerintah daerah untuk dapat melakukan inovasi dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Inovasi tersebut mengacu pada prinsip-prinsip antara lain peningkatan efisiensi, perbaikan efektivitas, perbaikan kualitas pelayanan, tidak ada konflik kepentingan, berorientasi kepada kepentingan umum, dilakukan secara terbuka, memenuhi nilai-nilai kepatutan, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk mewujudkan itu semua, sinergitas dan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah menjadi hal yang mutlak dilakukan dalam rangka sinkronisasi penyelenggaraan pemerintahan.

Jakarta, 19 Maret 2015

Tips Turunkan Berat Badan 15 Kg/Minggu

PHYLOPOP.com - Halo Phylovers. Ingin diet dan punya badan langsing? Sering ikut program diet tapi gagal terus? Jika iya, tips berikut pasti akan berhasil.

Jadi langsung saja simak gimana caranya agar berat badanmu bisa turun sampai 15 kg per minggu. Tips ini Phylopop ulas dalam bentuk cerita lucu semoga berhasil.

Seorang pria gendut melihat iklan disebuah surat kabar "Turun 5 kg dalam seminggu!". 

Tertarik ingin segera menurunkan berat badan, segera kemudian ia menelpon perusahaan pengiklan tersebut. 

Perusahaan langsung merespon dan mereka mengatakan kepada pria gendut itu untuk bersiap besok tepat jam 06:00 dengan pakaian olah raga.

Keesokan harinya, bel pintu berbunyi tepat jam 6 pagi. 

Pria itu mebuka pintu dan melihat seorang gadis seksi hanya mengenakan sepatu pink, celana pendek dengan kaos ketat bertuliskan "TANGKAP AKU & AKU JADI MILIKMU!", 
kemudian gadis tersebut mulai berlari dan si pria mengejarnya. 

Selama seminggu si pria mencoba, tetap tak sanggup menangkap si gadis. Namun dia telah kehilangan 5 kg berat badannya! 

Merasakan manfaatnya, kemudian si pria meminta program "Turun 10 kg seminggu".

Keesokan paginya pada pukul 6 pagi, dia membuka pintu melihat gadis muda yang lebih seksi dari kemarin mengenakan sepatu pink, celana pendek ketat dengan kaos bertuliskan "TANGKAP AKU & JADIKAN AKU ISTRIMU...!".

Kemudian si gadis mulai berlari diikuti pria yang mengejarnya. 

Walau tidak berhasil menangkap si gadis, pria itu telah kehilangan 10 kg dalam seminggu! 

Dirasa program ini sangat mengagumkan, pria meminta lagi program "Turun 15 kg seminggu", tapi pihak perusahaan itu berkata: "Sangat sulit lho pak, Apa bapak sanggup ?", 
si pria optimis menjawab: "IYA... Saya yakin bisa mengikuti program ini!!!"

Esoknya pada pukul 6 pagi dia membuka pintu dan melihat seorang bencong dengan inisial Irma. Badan kekar memakai sepatu, celana pendek dengan kaos ketat serba pink bertuliskan:

"KU TANGKAP KAU & KAU JADI MILIKKU.....!!!!!!!!!"

Gimana Phylovers, berminat untuk mencoba?

Orang Gila Kok Waras?

PHYLOPOP.com - Semangat pagi Phylovers. Untuk memulai hari ini, Phylopop punya cerita lucu. Semoga Phylovers bisa ketawa ngakak. Berikut ceritanya.

Mobil Ambulan RS jiwa yang mengangkut 3 pasien terpaksa berhenti di jalanan karena kempes ban.

Waktu sedang menukar ban, si supir tidak sengaja menendang 4 baut ke selokan dan hilang. Dengan paniknya si supir berteriak:
"gimana gue musti pasang ban kalo nggak ada bautnya?"

Salah satu pasien gila ngomel dari dalam mobil "Bang, copotin aja tuh 1 baut dari masing-masing 3 roda yang ada. Terus pasang ke bannya, jadi tiap-tiap ban dapet 3 baut, nanti kalau ada toko baut, tinggal beli deh tuh 4 baut.."

Si Supir langsung lega: "Bener juga ya kata lu. Tapi, kenapa lu bisa masuk ke rumah sakit jiwa siihh ??"

Si Pasien langsung jawab: "H E L L O O,
Pliiiiss deehh,,,,,,,,,,,,,,!! Κίta ini cuma GILA tauu,,,,,,,,,? bukannya BEGO kayak Ĺöέ !!"

Hahahaa....

Underpass Stasiun Depok Baru Langganan Tergenang Air

PHYLOPOP.com - Hujan turun air menggenang. Itulah yang kerap terjadi di sekitar lingkungan kita. Tak terkecuali di tempat umum atau sarana publik seperti jalan raya, terminal, stasiun dll. Jika itu terjadi, bisa dipastikan kenyamanan warga untuk beraktivitas di luar rumah akan terganggu.

Hal itulah yang kerap dialami penumpang Commuterline di Stasiun Depok Baru pagi ini (24/3). Penumpang yang hendak naik Commuterline ke arah Jakarta mau tak mau harus melewati underpass di bawah stasiun untuk menyeberang. Parahnya, underpass tersebut jika hujan tiba selalu tergenang air.

Saat Phylopop memantau lokasi, tampak seperti gambar di atas para penumpang berjejer menunggu giliran untuk menyeberang. Penumpang satu persatu melewati papan kayu yang terhampar yang memang dipasang oleh petugas untuk menyeberang. Di sana juga berjejer batu bata untuk berpijak agar bisa sampai di ujung.

Beberapa petugas kebersihan juga tampak membersihkan kotoran, lumpur dan genangan air dengan menggunakan ember dan pengerut air. Tak mudah memang untuk membuat lantai underpass kembali bersih seperti semula. Paling tidak, biasanya mereka membutuhkan waktu hingga menjelang siang untuk bisa membersihkannya.

Air hujan masuk di antara lorong-lorong yang sumbernya berasal dari atas rel kereta. Tampaknya pihak Commuterline belum memikirkan usaha untuk mengatasi genangan tersebut secara permanen, agar dalam jangka panjang tidak lagi terulang.

Usaha membersihkan genangan air tersebut sudah rutin petugas lakukan tiap kali hujan turun. Nampaknya hal itu akan sia-sia jika tidak ada tindakan nyata untuk mengatasinya secara menyeluruh. Akhirnya kenyamanan dan keamanan penumpanglah yang dipertaruhkan.

Genangan air dan lantai yang licin bisa membahayakan penumpang. Sampai tulisan ini memang belum ada laporan terkait kecelakaan atau insiden lain yang membahayakan. Sebelum hal itu terjadi, tindakan nyata harus segera dilakukan.

Semoga tulisan ini bisa dibaca pihak yang berwenang agar segera menuntaskannya.

Demikian selamat beraktivitas dan salam Phylovers!

Call Center KFC Cabang Purwokerto

PHYLOPOP.com - Sudah lama juga nih Phylopop tidak memposting cerita lucu. Kali ini datang dari beranda BBM seorang kawan. Bisa jadi Phylovers pernah membaca atau mungkin mendapat BC tentang cerita ini. Namun tak ada salahnya Phylopop membaginya pada kesempatan ini.

Tapi mohon maaf Phylovers, bahasanya barangkali tidak bisa dipahami. Meski begitu, dengan sedikit pemahaman sebenarnya bisa ditebak maksudnya. Jadi tak ada salahnya untuk dibaca. Langsung saja ya...

Call center KFC cabang Purwokerto :

1
Telfon Pertama
Tuyem : halloo...Kaepsi?
KFC : iya, ada yg bisa di bantu?
Tuyem : ayame ana apa ora?
KFC : oh ada
Tuyem : jajal gawa mrene, di adu
karo ayame inyong!
KFC. : X_X

2
Telfon Kedua
Tuyem : hallooo...kaepsi?
KFC : iya
Tuyem : delivery order?
KFC : iya
Tuyem : 24jam?
KFC : iya
Tuyem : Oooh hebat ya, kowe ora
tau turu!
KFC : X_X

3
Telfon Ketiga
Tuyem : hallooo...kaepsi?
KFC : iya...
Tuyem : ayam ana?
KFC : ada
Tuyem : sega?
KFC : ada
Tuyem : es krim?
KFC : ada
Tuyem : burger?
KFC : ada! banyak! komplit!!
(bakule nesu)
Tuyem : esih ana kabeh? ora payu
apa!!
KFC : X_X

4
Telfon Keempat
Tuyem : hallooo.. Kaepsi?
KFC : kowe maning! arep ngledek
maning apa!
Tuyem : woi inyong arep pesen!
ya wis, inyong ora sida pesen lah!
KFC : oh iya! mau pesen apa?
Tuyem : soto sokaraja baen
seporsi !!!
KFC : kurang ajar temen kowe...!!

5
Telfon Kelima
Tuyem : hallooo..kaepsi??
KFC. : mesti kowe maning, arep
ngapa kowe?
Tuyem : arep pesen ayam!
KFC. : oh iya! Apa lagi?
Tuyem : ayam karo sega! tapi
mbungkuse dipisah bae yak?
Mengko nek di dadekna siji,
segane entong dithotholi ayame
KFC. : wong edaaaaan!!!!

Selamat ketawa ngakak Phylovers!

Memantapkan Sumber Daya Aparatur di Era MEA

PHYLOPOP.com - Tahun 2015 adalah pintu gerbang bagi instansi pemerintah untuk berhadapan dengan dunia yang lebih terbuka. Hal ini terutama bagi instansi yang bertanggung jawab pada pengembangan dan peningkatan sumber daya aparatur, seperti Lembaga Administrasi Negara, Badan Diklat Kemendagri, dan lembaga Diklat pemerintah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Tahun 2015 kita memasuki komunitas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA/Asean Economy Community). Menghadapi MEA tersebut, paling tidak ada 4 hal yang mendesak dilakukan oleh pemerintah.

Pertama, penyesuaian, persiapan, dan perbaikan regulasi di tingkat pusat maupun daerah agar ada konsistensi antar hirarki peraturan, relevansinya dengan kepentingan masyarakat, serta sinkron tidaknya antar Perda.

Kedua, upaya sistematis untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ketiga, menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mengurangi high cost.

Keempat, perbaikan infrastruktur seperti sarana transportasi dan telekomunikasi.

Kesiapan menghadapi era MEA tersebut terutama bagi aparatur pemerintah pusat maupun daerah yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi sebagaimana diamanatkan Pasal 19 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Alasannya, mereka memiliki fungsi untuk memimpin dan memotivasi setiap Pegawai ASN pada Instansi Pemerintah melalui kepeloporan (bidang keahlian profesional, analisis dan rekomendasi kebijakan, dan kepemimpinan manajemen), pengembangan kerja sama dengan instansi lain, serta keteladanan dalam mengamalkan nilai dasar ASN dan melaksanakan kode etik serta kode perilaku ASN.

Dalam konteks otonomi daerah, kebijakan dan manajemen ASN dilaksanakan dengan memperhatikan kekhususan daerah tertentu, seperti halnya daerah yang memiliki otonomi khusus, daerah tertinggal, daerah perbatasan, daerah konflik, daerah terpencil, dan daerah istimewa. Hal ini perlu mendapat perhatian, mengingat dampak tak terelakkan dari otonomi daerah adalah adanya ketimpangan perkembangan antar wilayah/daerah.

Ketimpangan tersebut menyangkut ketimpangan secara ekonomi (tidak meratanya distribusi pendapatan per kapita daerah), dan ketimpangan sosial (dampak dari ketimpangan ekonomi). Diferensiasi karakteristik sebabkan adanya perbedaan potensi sumber daya suatu wilayah, juga didorong perbedaan kualitas sumber daya manusia di berbagai wilayah.

Untuk itu, daerah-daerah khusus tersebut perlu mendapat perhatian tersendiri, karena mimpi kita tentang otonomi daerah adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga tercipta kesejahteraan yang merata.

Tanggal 15 Januari 2014, presiden menanda-tangani Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Undang-Undang Desa lahir dilandasi keinginan kita melindungi dan memberdayakan desa menjadi lebih kuat, maju, mandiri, dan demokratis agar tercipta landasan yang kokoh dalam pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat adil, makmur, dan sejahtera.

Yang perlu mendapat perhatian adalah menjamin agar desa mampu menjalankan kewenangannya di bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan adat istiadat desa.

Dalam konteks kekinian Indonesia, tak dapat dipungkiri bahwa bangsa ini memerlukan hadirnya sosok pemimpin perubahan yang memiliki kemampuan kepemimpinan adaptif (adaptive leadership) dalam menggerakkan roda pemerintahan dan pembangunan. Kuatnya arus tuntutan perubahan melalui demokratisasi saat ini, memaksa kita untuk berlari lebih cepat dari biasanya dan bekerja lebih giat dari sebelumnya.

Perlu kita pahami bersama bahwa Indonesia adalah negara yang besar: tersebar lebih dari 17.000 pulau, rumah bagi lebih dari 1.000 kelompok etnis, tempat bernaung lebih dari 746 bahasa/dialek, serta tempat hidup lebih dari 237 juta penduduk. Dan tak boleh dilupakan, Indonesia adalah rumah bagi penduduk Muslim terbesar di dunia.

Yang lebih membanggakan lagi, dunia mengakui Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga setelah Amerika dan India. Salah satu bukti konkrit adalah suksesnya proses pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden beberapa waktu lalu. Meski sempat menghangat, namun telah berjalan dengan baik tanpa ada gejolak yang berarti.

Kita semua, negara dan seluruh rakyat Indonesia, menaruh harapan besar pada pemerintahan baru, agar Indonesia dapat bangkit dan menjadi lebih hebat di atas landasan keragaman dan persatuan. Tentu harapan itu ada di pundak kita sebagai aparatur pemerintah, sehingga dengan adanya era MEA kita akan memainkan peran untuk menjadi terdepan dalam memimpin masyarakat dunia di kawasan Asean khususnya di bidang ekonomi.

Penulis:
Zainudin, M.Si.
Widyaiswara Badan Diklat Kemendagri

Peran Strategis Pejabat Tinggi Pratama dalam Mewujudkan Nawa Cita

PHYLOPOP.com – Salam jumpa Phylovers. Beberapa waktu yang lalu (19/3), Pusat Diklat Kemendagri Regional Yogyakarta melaksanakan pembukaan Diklatpim Tk. II Angkatan ke-02. Diklat ini diikuti oleh pejabat dan calon pejabat struktural eselon II Kementerian Dalam Negerti, Kementerian/Lembaga lain, dan pemerintah daerah provinsi serta kabupaten/kota. Diklat ini akan berakhir pada tanggal 18 Juli 2015.

Pada kesempatan pembukaan tersebut, Kepala Badan Diklat Kemendagri Ahmad Zubaidi menyampaikan sambutan Mendagri Tjahjo Kumolo.

Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan bahwa penyelenggaraan Diklatpim Tk. II mempunyai nilai strategis, terutama dari segi komposisi peserta yang mencerminkan keterwakilan dari beberapa kabupaten/kota, provinsi, dan kementerian/lembaga. Komposisi seperti ini merupakan modal bersama dalam rangka memperkuat, mempererat, dan mempersatukan seluruh komponen anak bangsa dalam kerangka NKRI.

Keragaman asal peserta tersebut juga mencerminkan perlunya akomodasi kebutuhan peningkatan sumber daya aparatur yang merata di seluruh wilayah NKRI, termasuk aparatur kita yang berada di wilayah perbatasan, daerah tertinggal, dan daerah terluar yang kesemuanya itu menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan guna mewujudkan cita-cita luhur bangsa.

Hal tersebut sejalan dengan program prioritas Nawa Cita pemerintah terutama terkait tiga hal: membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, dan melakukan revolusi karakter bangsa dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan.

Dalam hubungannya dengan posisi peserta sebagai pejabat tinggi pratama (pejabat eselon II) baik yang di pusat maupun di daerah, maka peserta mempunyai peranan yang sangat strategis, dalam rangka mendukung program prioritas Nawacita pemerintahan khususnya yang terkait dengan revolusi mental.

Revolusi mental tersebut difokuskan pada penguatan soft competence para pimpinan unit pemerintahan pusat maupun daerah agar memiliki sikap perilaku yang berkarakter melayani, dapat menjadi suri tauladan di tempat kerja dan di lingkungan masyarakat, dan taat terhadap ketentuan yang berlaku.

Guna mendukung agenda revolusi mental, kiranya perlu menyusun kebijakan, program dan kegiatan dalam bentuk penataran, kursus, pelatihan dan program lainnya. Selain itu, perlu membangun birokrasi yang kuat melalui pengembangan kompetensi teknis, manajerial, sosiokultural, dan kompetensi pemerintahan bagi penyelenggara pemerintahan.

Khusus untuk kompetensi pemerintahan dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang terkait dengan kebijakan desentralisasi, hubungan pemerintah pusat dengan daerah, pemerintahan umum, pengelolaan keuangan daerah, urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, hubungan pemerintah daerah dengan DPRD, dan etika pemerintahan.

Selanjutnya, Kementerian Dalam Negeri adalah kementerian yang nomenklaturnya disebut dalam kostitusi, sehingga memiliki peran yang strategis sebagai poros kementerian. Hal tersebut diperkuat oleh Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2015 tentang Kementerian Dalam Negeri yang tugas utamanya disebutkan sebagai penyelenggara urusan di bidang pemerintahan dalam negeri untuk membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Sejalan dengan itu, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah memberikan penegasan bahwa pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah secara nasional dikoordinasikan oleh Menteri Dalam Negeri. Dengan demikian Kementerian Dalam Negeri menjadi poros penting di dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah, dan karena itu seluruh kementerian/lembaga pemerintah non kementerian, termasuk pemerintah daerah perlu memahami hal tersebut sebagai acuan dalam pengambilan kebijakan.

Selain itu, undang-undang pemerintahan daerah tersebut memberi mandat kepada pemerintah daerah untuk dapat melakukan inovasi dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Inovasi tersebut mengacu pada prinsip-prinsip antara lain peningkatan efisiensi, perbaikan efektivitas, perbaikan kualitas pelayanan, tidak ada konflik kepentingan, berorientasi kepada kepentingan umum, dilakukan secara terbuka, memenuhi nilai-nilai kepatutan, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk mewujudkan itu semua, sinergitas dan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah menjadi hal yang mutlak dilakukan dalam rangka sinkronisasi penyelenggaraan pemerintahan.

* Sambutan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada Pembukaan Diklatpim Tk. II Angkatan ke-02 di Pusat Diklat Kemendagri Regional Yogyakarta pada hari Kamis tanggal 19 Maret 2015. Sambutan ini dibacakan oleh Kepala Badan Diklat Kemendagri Ahmad Zubaidi. 

Asyiknya Berenang di Tirta Maya Sawangan Depok

PHYLOPOP.com - Salam jumpa Phylovers. Bagaimana week end-nya kali ini? Menyenangkan tentunya. Semoga demikian amin!

Kolom Jalan-Jalan kali ini membahas tentang tempat asyik untuk menyalurkan hoby Phylovers yang suka berenang. Bagi Phylovers yang berada di wilayah Jabodetabek, bisa memasukan dalam list week end-nya untuk bisa jalan-jalan sekalian menyalurkan hoby berenang di daerah Sawangan Kota Depok. Di sana ada kolam renang Tirta Maya. Tepatnya berada di Jalan Parung Sawangan Depok Jawa Barat.

Kenapa Phylopop merekomendasikan Tirta Maya Sawangan Depok? Tentu banyak alasan yang bisa Phylopop ungkapkan. Namun pada kesempatan ini, beberapa hal berikut bisa menjadi acuan sekaligus memantapkan keputusan untuk mengunjunginya di week end mendatang.

Lokasi Mudah Diakses

Tirta Maya lokasinya masih terjangkau pengunjung yang berada di wilayah Jabodetabek. Berada tepat di pinggir jalan besar dua jalur. Ke utara bisa datang dari Tangerang, ke arah selatan bisa datang dari Bogor. Tak jauh ke arah selatan Tirta Maya, ada pertigaan ke arah timur menuju Stasiun Depok dan Jalan Margonda Raya Depok.

Berada di jalan antar kota menjadikan kolam renang yang tak pernah sepi ini dilalui berbagai angkutan kota. Dari Margonda dan Stasiun Depok, bisa naik angkot A03 ke arah Parung. Begitupun dari arah Tangerang dan Bogor tersedia banyak angkot yang langsung mengantar di depan pintu masuk. Hanya saja, jika Phylovers dari arah Bogor, sering ada kemacetan yang mengular di depan Pasar Parung.

Parkir Luas

Setiba di lokasi, Phylovers tak perlu bingung cari tempat parkir. Buang jauh-jauh kekhawatiran Phylovers tidak dapat tempat parkir. Ini bukan di Jakarta. Seperti terlihat pada gambar di samping, hamparan tanah lapang terbentang luas. Petugas parkir akan dengan ramah melayani.

Phylovers tinggal memilih sendiri tempat yang dianggap nyaman sesuai jenis kendaraan yang dibawa. Tarif parkir juga terjangkau. Hanya dengan 2 ribu untuk motor dan 3 ribu untuk mobil. Phylovers tak perlu khawatir lagi dengan keamanannya. Petugas keamanan siap menjaga kendaraan Phylovers sampai puas berenang.

Tarif Terjangkau

Pada hari kerja, tarif masuk untuk anak dan dewasa hanya 13 ribu. Sedang pada tanggal merah atau week end memang agak berbeda. Tapi masih tergolong murah. Hanya dengan 20 ribu perorang. Untuk anak-anak umur kurang dari 3 tahun tidak dikenakan biaya alias gratis.

Dengan fasilitas yang lengkap, dibanding dengan kota besar seperti Jakarta, harga tersebut tidak seberapa. Apalagi untuk mengisi hari libur bersama orang-orang tersayang.

Kolam Luas dan Bersih

Perhatikan gambar di samping Phylovers. Di gambar tersebut terlihat jelas bagaimana luas dan bersihnya kolam yang ada. Di antara hamparan pengunjung yang sedang asyik berenang dan berlarian, airnya terlihat jernih hingga ke dasar kolam.

Petugas kebersihan kolam pun selalu siap siaga memungut sampah dan dedaunan yang jatuh ke tanah, di atas keramik maupun dalam kolam. Di setiap sudut dan pojok hampir tak terlihat sampah.

Ada Kolam Anak-Anak

Untuk Phylovers yang membawa anak, tak usah risau. Tirta Maya menyediakan dua kolam khusus anak-anak. Gambar di samping memperlihatkan anak-anak dan orang tuanya sedang asyik bermain air, berlarian, menyelam serta melompat sambil memercikkan air di kolam khusus anak.

Prosotan Untuk Semua Umur

Dua prosotan air atau water boom siap memanjakan pengunjung. Dengan satu menara, dua prosotan air ini melingkar berujung dan mengarah ke kolam kecil di bawahnya. Karena menjadi tempat bermuaranya dua prosotan air, kolam kecil ini sebenarnya lebih cocok untuk anak-anak. Selain ukurannya yang mini, kedalamannya hanya selutut orang dewasa. Kolam ini lebih cocok untuk bermain anak-anak, selain dua kolam anak yang sudah dijelaskan di atas.

Prosotan air pertama yang menggantung di bagian bawah menara dikhususkan untuk anak-anak. Namun jika berani, anak-anak juga bisa menggunakan prosotan yang ada di bagian atas yang memang tergolong tinggi dan curam. Prosotan atas memang diperuntukkan bagi orang dewasa. Karena tergolong tinggi dan curam, prosotan atas dijaga oleh petugas selama jam buka untuk menjamin keamanan pengunjung khususnya anak-anak. Pengunjung meluncur berdasarkan jeda waktu yang diatur petugas tersebut dengan menggunakan tongkat dari kayu sebagai isyarat.

Tidak seperti jadwal kolam renang, prosotan ini hanya bisa dipakai dalam batas waktu sebagaimana yang terpampang di pintu masuk prosotan. Silakan Phylovers baca jadwal buka prosotan pada gambar di atas.

Ada Kolam Arus Mengalir

Selain satu kolam dewasa berukuran tiga sampai empat kali lapangan bola, juga terdapat dua kolam anak, satu kolam prosotan, dan satu kolam arus yang mengalir seperti sungai. Kolam arus ini termasuk favorit pengunjung. Arusnya mengalir melingkar searah jarum jam dengan kedalaman sekira satu meter.

Bisa Sekalian Berwisata

Area Tirta Maya tergolong luas. Ada juga pengunjung yang memanfaatkannya sebagai tempat wisata bersama keluarga dengan membawa makanan, minuman dan gelaran tikar sendiri. Petugas pun tampaknya tak keberatan dengan hal itu karena suasananya memang mendukung.

Suasana Alam Yang Asri

Banyak pepohonan menghiasi area kolam. Pohon kelapa menghiasi antar kolam menambah keasrianya, seolah berada dekat dengan pantai. Ada satu pohon favorit yang menjadi tempat berteduh pengunjung. Pohon ini berada di dalam lingkaran kolam arus. Batang-batang besarnya membentang dan menjulur ke tanah sehingga sering diduduki pengunjung sambil berfoto ria.

Lingkungan sekitar kolam ini pun tampak asri. Kanan kiri serta belakangnya diapit ladang dan sawah. Di sebelah utara kolam arus juga, ada danau yang bukan bagian dari kawasan Tirta Maya. Di kolam tersebut biasa terlihat warga sekitar mencoba peruntungan dengan kail pancing untuk mendapatkan ikan. Tampak pula ikan-ikan yang tertangkap bergantung di ujung kail, meronta-ronta berusaha meloloskan diri.

Loker Aman dan Gratis

Untuk menyimpan barang-barang berharga atau pakaian dan tas yang tidak ingin di bawa ke kolam, Phylovers bisa memanfaatkan fasilitas loker yang disediakan petugas. Dengan uang jaminan 10 ribu, barang-barang berharga akan lebih aman karena juga dijaga stand by oleh petugas. Uang jaminan tersebut dapat diambil lagi jika sudah selesai dengan mengembalikan kunci loker tentunya. Jika kunci loker hilang, tentu akan dikenakan denda sejumlah uang.

Tempat Bilas Luas dan Bersih

Tempat bilas atau bersih-bersih badan tersedia khusus untuk wanita dan laki-laki secara terpisah. Pengunjung bisa memanfaatkan tempat bilas terbuka yang ada di tepi kolam renang dewasa dan anak-anak. Atau memanfaatkan tempat bilas tertutup lengkap dengan ruang ganti, kamar mandi dan WC.

Ada Musholah

Jika belum sempat menunaikan sholat sebelum tiba di lokasi, atau sudah memasuki waktu sholat saat sedang asyik berenang ria, Phylovers bisa menunaikan kewajibannya tersebut di musholah yang ada di samping tempat bilas tertutup. Sajadah dan mukenah juga tersedia di sana jika Phylovers lupa membawanya. Jadi Phylovers tak perlu khawatir ketinggalan sholat saat berendam dan berenang di kolam.

Penjaga/Pengawas Selalu Waspada

Sesekali pengeras suara memperingatkan pengunjung untuk waspada agar tidak terjatuh atau tenggelam. Selain juga tersedia beberapa petugas yang selalu mengawasi setiap gerak gerik pengunjung, khususnya anak-anak, agar tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan, seperti terpeleset, jatuh atau tenggelam. Sesekali pengawas juga menegur pengunjung laki-laki yang mengenakan baju, karena memang hanya diperbolehkan bertelanjang dada selama berada dalam kolam.

Demikian Phylovers rekomendasi tempat berenang kali ini. Jika Phylovers belum sempat ke sana, jangan lupa sempatkan berkunjung lain waktu. Selain bisa menikmati segarnya air kolam, mungkin saja bagi ibu-ibu bisa sambil belanja sayur mayur di Pasar Parung untuk stok satu minggu ke depan. Jarak dari Tirta Maya ke Pasar Parung hanya sekitar 1 KM. Tidak terlalu jauh bukan?

Salam Phylovers!

SBY: Siapkan Diri, Bertempur, Menang, Berhasil

PHYLOPOP.com - Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono atau yang akrab disapa SBY merupakan salah satu presiden kebanggaan Indonesia. Prestasi dan semangat juangnya dalam memajukan Indonesia tak perlu diragukan lagi. Bahkan dalam percaturan dunia, SBY lebih sering memainkan peran sebagai penggagas dan inisiator.

Tak hanya itu, mantan presiden yang sayang keluarga ini kerap mengucapkan kata-kata motivasi dan petuah bijak yang patut kita renungi dan diteladani. Dalam berbagai kesempatan, baik di forum formal kenegaraan, saat memberikan arahan pada bawahan maupun ketika bercengkerama dengan masyarakat, kata-kata bijak tersebut selalu menghiasi kalimat yang ia lontarkan. Tak heran, kata-kata bijak tersebut banyak menginspirasi dan dikutip berbagai kalangan. Tak ketinggalan para penulis dan jurnalispun ikut mencaploknya dalam berbagai tulisan dan berita.

Salah satu kalimat bijak yang pernah ia ucapkan adalah sebagaimana yang ada dalam gambar kata yang ada di bagian awal tulisan ini. Gambar kata tersebut bisa Phylovers pakai untuk menghiasi DP BBM atau yang lainnya. Tentu dengan harapan dapat menginspirasi siapapun yang melihat dan membacanya.

Selengkapnya berikut Phylopop ulas kembali kalimat bijak tersebut.

"Persiapkan diri hari ini, bertempur hari esok kemudian menang dan berhasil di hari lusa".

Seperti terlihat pada gambar kata di bagian awal tulisan ini, nampaknya ungkapan tersebut diucapkan SBY saat memberi semangat pada prajurit TNI. Pada gambar terlihat SBY didampingi para petinggi TNI berjalan diantara para prajurit yang berdiri sigap.

Demikian Phylovers semoga terinspirasi dengan kata bijak tersebut dan tetaplah semangat menjalani hari.

Salam Phylovers!

Renungan Tentang Rezeki dan Cara Dapatkannya

PHYLOPOP.com - Kolom Islami kali ini membahas terkait rizki yang tentunya hanya datang dari Sang Khaliq.

Rezeki di tangan Tuhan. Itulah ungkapan yang sering kita dengar bahkan sering kita lontarkan. Ungkapan tersebut akan dapat Phylovers yakini kebenarannya setelah mendengar apa yang diungkapkan Syaikh Ali Mustafa Thanthawi rahimahullah.

Beliau mengatakan bahwa falsafah rizki itu sangat sulit untuk dimengerti, juga terlalu jauh untuk bisa diraih.

Tengoklah kehidupan manusia. Di antara mereka ada para penyelam yang Allah jadikan roti (kehidupan) mereka dan segenap keluarga tersimpan jauh di dasar lautan. Mereka takkan bisa menggapainya, hingga mereka menyelam ke dasar lautan yang dalam.

Ada juga para pilot yang Allah jadikan roti (kehidupan) mereka berada di atas awan, sehingga mereka tidak mungkin mendapatkannya sampai mereka terbang tinggi ke angkasa.

Ada juga yang roti (kehidupannya) tersembunyi di dalam bebatuan yang sangat keras, sehingga mereka tidak bisa mendapatkannya, kecuali dengan memecah batu-batu itu.

Ada pula orang-orang yang rezeki mereka berada di bawah gorong-gorong air yang kotor, atau di tempat-tempat penambangan yang dalam, dimana wajah mentari dan cahaya siang tak dapat dilihat.

Ada orang yang mendapatkan bagian rezekinya dengan tangan, kaki, lisan dan otaknya. Ada juga yang tidak bisa meraihnya kecuali dengan mempertaruhkan nyawa dan menghadapkan diri kepada kematian, seperti halnya para pemain sirkus yang selalu saja diburu kematian.

Kalau ia tidak mendapati rizkinya dengan cara jatuh bertumpuh di atas kepala, ia mendapatinya ketika berada di antara taring-taring singa atau di bawah kaki-kaki gajah.

Maka bersyukurlah kepada Allah, karena Dia telah menjadikan rezekimu berada di atas meja kerjamu. Kau bisa meraihnya sambil duduk di atas kursi. Dia tidak menjadikannya berada di puncak-puncak gunung yang tinggi, atau di dasar lautan yang dalam, juga tidak harus berhadapan dengan singa ataupun macan.

Silakan Phylovers sebarkan semoga dapat menginspirasi dalam meraih rezeki. Salam Phylovers!

Password Free Wifi Warung Misbar Bandung

PHYLOPOP.com - Salam jumpa Phylovers. Kali ini Phylopop akan share password wifi gratis yang bisa Phylovers pakai jika berkunjung di Warung Misbar Bandung.

Warung ini tepatnya berada di Jl. RE. Martadinata Kota Bandung, yang merupakan salah satu titik kuliner dan belanja. Menu makanannya banyak pilihan dengan suasana bioskop. Tayangan film lawas siap memanjakan pengunjung, bikin betah berlama-lama.

Salah satu layanan lain yang bikin pelanggan Warung Misbar adalah wifi gratisnya. Kecepatan aksesnya cukup untuk menemani nikmat santapan berbagai pilihan menu yang ada. Layaknya layanan free wifi, untuk bisa memanfaatkannya tentu butuh password agar bisa mengakses internet.

Untuk itu, pada kesempatan ini Phylopop akan dengan senang hati membagi password nya tanpa perlu menanyakan lagi pada empunya atau pelayan.

Nama Jaringan:
WARUNG MISBAR

Password:
semurjengkol

Tunggu apalagi Phylovers silakan langsung saja ke Warung Misbar. Bukan promosi loh. Hanya rekomendasi. Dijamin maknyus makanannya.

Selamat mencoba Phylovers!

Nasi Kalong, Kuliner Malam di Paris Van Java

PHYLOPOP.com - Selamat malam menjelang pagi Phylovers. Malam ini Kota Bandung diguyur hujan. Hujan-hujan gini enaknya ngapain ya Phylovers? Tidur!

Yup tepat sekali. Tapi rasanya sayang jika malam seperti ini dilewatkan hanya dengan tidur. Apalagi perut mulai keroncongan seperti ini Phylovers. Tapi malam gini, ditambah hujan deras mengguyur kota, apa ada warung makan yang masih buka?

Rasanya sangat salah jika ada yang bilang tidak ada warung makan yang buka tengah malam di kota ini. Selain dikenal sebagai pusat mode atau fashion, Kota Bandung menyimpan warisan kuliner yang tak boleh dilewatkan. Makanannya terkenal maknyus sepenjuru negeri.

Ada satu tempat makan yang Phylopop rekomendasikan pada Phylovers jika kelaparan di tengah malam saat berkunjung atau jalan-jalan di Kota Bandung. Daripada berdiam di rumah atau hotel, tidak ada salahnya datang ke rumah makan Nasi Kalong. Apalagi warung ini berada di pusat kota Bandung. Jadi tidak terlalu sulit untuk mencarinya.

Bagi Phylovers yang berada atau menginap di hotel sekitar Jalan RE. Martadinata, rumah makan ini bisa ditempuh hanya dengan jalan kaki. Atau jika agak jauh, angkot dan taksi bisa jadi alternatif. Hanya dengan ongkos 5 ribu dengan angkot atau 25 ribu dengan taksi, Phylovers bisa diantar langsung sampai tempat tujuan.

Naik taxi memang tergolong mahal di kota ini. Harga tersebut sebenarnya ongkos batas minimal taxi di Kota Bandug. Jadi, meskipun argo menunjukkan angka lebih kecil, penumpang tetap harus membayar 25 ribu. Dibanding kota lain, dengan Jakarta sekalipun, ongkos tersebut masing tergolong mahal. Tapi tak apalah, daripada Phylovers berdiam diri menahan perut yang lagi keroncongan.

Spesial Beras Merah


Nasi Kalong buka mulai pukul 7 malam sampai sekitar jam 6 pagi. Menu yang ditawarkan cukup variatif. Mulai dari olahan tahu, tempe, ikan, daging, ayam dll. Namun satu hal yang unik di sini. Nasinya dari beras merah. Tapi tak usah khawatir, bagi pengunjung yang tidak suka, bisa meminta nasi putih.

Meskipun buka malam hari, Nasi Kalong tak pernah sepi pengunjung. Penikmatnya datang dari berbagai kalangan. Ada yang datang berjalan kaki, naik angkot, taksi sampai mobil pribadi. Mulai dari anak muda, orang tua, anak-anak. Juga wanita, dan laki-laki.

Langganan Selebritis

Nasi Kalong rupanya sudah menjadi langganan para selebritis yang jauh-jauh datang dari Jakarta. Mulai dari penyanyi, aktor, artis, pelawak hingga politisi dan kepala daerah. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya foto mereka yang terpajang di setiap dinding. Tak ketinggalan foto Walikota Bandung Ridwan Kamil juga terpampang di sana.

Ini mungkin salah satu strategi promosi yang paling efektif dilakukan Nasi Kalong. Tiap kali para pesohor itu berkunjung, empunya tak sungkan-sungkan minta foto bareng. Fotonya pun dicetak ala baliho. Satu baliho memuat banyak foto yang sudah diedit sedemikian rupa agar tampak menarik. Seolah menunjukkan pada pengunjung bahwa mereka tidak salah memilih tempat makan.

Pilih Tempat Terbuka atau Dalam Rumah

Bagi Phylovers yang ingin kongko-kongko di ruang terbuka, Phylovers bisa memilih tempat duduk di halaman depan. Di sana sudah tersedia sekira 5 kursi mengelilingi meja bundar, lengkap dengan atap ala payung di atasnya untuk menghindari hujan malam. Tapi jika hujan datang, pelayan biasanya mempersilahkan pengunjung untuk masuk ke dalam agar tidak terkena percikan hujan dan angin malam.

Tempat terbuka ini sebenarnya lebih tepat bagi pengunjung "ahli hisap", agar asap rokok bisa langsung terurai di udara tanpa sempat terhirup pengunjung lain.

Namun jika memang ingin di ruang tertutup, pengunjung bisa langsung masuk ke dalam rumah. Meskipun di dalam lebih sering tak ada orang kecuali jika sedang hujan atau saat pengunjung menumpuk.

Silakan Ambil Sendiri

Konsep Nasi Kalong adalah pilih dan ambil sendiri lauknya, kecuali nasi merah yang biasanya diambilkan pelayan. Pengunjung bebas memilih lauk pauk yang disukai. Yang penting di ujung sana bisa bayar sesuai jumlah dan jenis lauk dan sayurnya. Tak terlalu mahal sih. Yah sekira 40 ribu per porsinya dengan sayur dan lauk lengkap serta minuman.

Tetap Ramai Tanpa Wifi

Satu hal yang mungkin terlupakan oleh empunya: jaringan wifi gratis. Nasi Kalong sepertinya tidak tertarik untuk menyediakan layanan ini pada pengunjung. Barangkali hal ini dakukan agar sirkulasi datang dan pergi pengunjung tidak mengganggu jamuan. Pengunjung datang karena lapar dan segera pulang setelah kenyang. Barangkali begitu prinsipnya. Hal ini wajar karena selain banyak penggemarnya, juga karena tempatnya tidak terlalu luas.

Demikian Phylovers, selamat menikmati makan malamnya. Salam Phylovers!

 

| Terima Jasa | Pembuatan Blog | Desain Blog | Pelatihan Blog | Beli Domain | Konsultasi Gratis |